Recovery Data dari QNAP NAS dengan QuTS hero OS (QZFS) 

QNAP NAS yang menggunakan QuTS hero OS memakai sistem file QZFS (QNAP ZFS), yaitu versi ZFS yang telah dimodifikasi oleh QNAP. Struktur metadata dan algoritma RAID-Z pada QZFS berbeda dari ZFS standar, sehingga:

  • Tidak kompatibel dengan driver ZFS biasa.
  • Recovery membutuhkan software khusus seperti UFS Explorer Technician.

Berbeda dengan QTS biasa yang memakai Ext + LVM, QuTS hero sepenuhnya berbasis ZFS storage pool.

1. Recovery Saat NAS Rusak / Mati

Jika unit NAS gagal boot atau rusak:

Opsi tercepat:

  • Pindahkan seluruh disk ke:
    • QNAP lain yang kompatibel
    • Versi QuTS hero sama atau lebih baru
    • Jumlah bay sama atau lebih banyak

Alternatif:

Gunakan:

  • UFS Explorer Technician

Software dapat:

  • Membaca QZFS
  • Mereconstruct RAID-Z
  • Mengakses data langsung tanpa NAS pengganti

2. Recovery File yang Terhapus

Sebelum recovery:

Periksa dulu:

  • Network Recycle Bin

Jika file sudah:

  • dihapus permanen
  • recycle bin kosong
  • bypass recycle bin

maka gunakan recovery software.

Langkah Recovery

1. Sambungkan semua disk ke PC Windows

Lalu jalankan:

  • UFS Explorer Technician

Software biasanya:

  • otomatis assemble RAID/pool
  • menampilkan filesystem QZFS

2. Gunakan fitur “Show file system transactions”

Klik kanan filesystem →
Show file system transactions

ZFS menyimpan riwayat perubahan metadata dalam bentuk:

  • transaction
  • mirip snapshot sementara

3. Cari transaction sebelum file terhapus

Setiap transaction memiliki:

  • timestamp
  • kondisi filesystem pada waktu tertentu

Buka transaction sebelum penghapusan file.

4. Copy data yang dibutuhkan

Jika transaction benar:

  • file lama akan muncul kembali
  • bisa langsung disalin keluar

3. Scan Transaction Lama (Jika File Tidak Ditemukan)

Jika transaction cepat (“quick access”) terlalu baru:

Gunakan:

  • Search transactions

Tips:

  • Disable LZJB & LZ4 decompression untuk mempercepat scan
  • Enable:
    • “Scan components simultaneously”

Hasil:

Software akan mencari:

  • transaction lama
  • termasuk yang tidak memiliki timestamp

Anda bisa:

  • membuka transaction sambil scan berjalan
  • menghentikan scan saat file ditemukan

4. Recovery Shared Folder / Dataset yang Terhapus

Pada ZFS:

  • shared folder = dataset

Recovery dataset:

  • menggunakan metode transaction yang sama

Jadi:

  • cari transaction sebelum dataset dihapus
  • buka filesystem lama
  • copy data keluar

5. Recovery Setelah Pool ZFS Terhapus

Ini kasus paling sulit.

Saat pool dihapus:

  • metadata pool hilang
  • konfigurasi RAID-Z hilang
  • quick transaction hilang
  • filesystem tidak dikenali otomatis

Metode Recovery

1. Buat “test pool” di disk lain

Gunakan:

  • NAS sama
  • RAID level sama
  • ukuran disk sama

Tujuannya:

  • mengetahui parameter:
    • Minimum stripe size
    • Metaslab size

2. Build ZFS Pool manual

Di UFS Explorer:

  • RAID → New ZFS Pool

Lalu:

  • pilih RAID-Z
  • masukkan disk sesuai urutan asli
  • tambahkan placeholder jika ada disk hilang
  • isi parameter stripe & metaslab

3. Scan transaksi ZFS

Setelah pool terbangun:

  • filesystem belum muncul

Lakukan:

  • Scan for lost data
  • buka menu transactions
  • scan transaction lama

4. Buka transaction yang ditemukan

Jika konfigurasi benar:

  • filesystem lama akan muncul
  • data bisa disalin keluar

Jika tidak ada transaction:

  • kemungkinan parameter RAID salah
  • ulangi konfigurasi RAID

6. QZFS dan Digital Forensics

QZFS:

  • tidak didukung kebanyakan software forensik

Penting:

JANGAN membuat image tunggal RAID-Z.

Karena:

  • rotasi & ukuran block tersimpan di metadata ZFS
  • image tunggal tidak merepresentasikan data asli dengan benar

Rekomendasi Forensik

Yang disarankan:

  • extract file keluar ke storage lain kosong
  • lalu lakukan analisis forensik di sana

Keunggulan Transaction untuk Forensik

Anda dapat:

  • mengekstrak banyak kondisi filesystem berbeda
  • berdasarkan timestamp / transaction ID

Ini berguna untuk:

  • timeline investigasi
  • melihat perubahan data dari waktu ke waktu

Kesimpulan

QuTS hero menggunakan sistem QZFS yang jauh lebih kompleks dibanding QTS biasa. Recovery masih memungkinkan, tetapi membutuhkan:

  • seluruh disk RAID
  • metadata yang masih cukup utuh
  • software khusus seperti UFS Explorer Technician

Metode utama recovery pada QZFS adalah:

  • reconstruction RAID-Z
  • membaca ZFS transactions
  • membuka kondisi filesystem sebelum data hilang

Semakin cepat proses recovery dilakukan setelah kehilangan data:

  • semakin besar peluang transaction lama belum tertimpa
  • semakin tinggi kemungkinan file bisa dipulihkan utuh.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *