Gambaran Umum
Dell Dell EqualLogic SAN adalah storage enterprise berbasis SAN yang terkenal karena:
- mudah dikelola
- scalable
- performa tinggi
- memakai RAID standar dengan virtualisasi distribusi data
Namun recovery data pada EqualLogic cukup kompleks karena:
- data tersebar dinamis
- membutuhkan metadata khusus
- volume dipetakan secara virtual
Untuk recovery profesional digunakan:
Poin Penting Arsitektur Dell EqualLogic
1. Tidak Bisa Akses Disk Langsung
Disk EqualLogic:
- tidak bisa langsung dipasang seperti HDD biasa
- perlu enclosure tambahan/JBOD
Biasanya:
- 12–84 disk
- SAS interface
- memerlukan SAS HBA
Untuk recovery:
- disarankan memakai HBA throughput tinggi
- contoh murah: LSI 9200
2. Distribusi Data Bersifat Dinamis
Walaupun berbasis RAID standar, EqualLogic:
- menyebarkan block data secara dinamis
- memakai mapping virtual
Akibatnya:
- posisi data tidak bisa ditebak manual
- wajib membaca metadata SAN
Metadata digunakan untuk:
- mengetahui konfigurasi pool
- struktur RAID
- address translation
- lokasi volume
Struktur RAID EqualLogic
RAID 6
Jika policy RAID 6 dipilih:
- dibuat RAID6 fixed layout
- maksimal 16 disk per RAID set
Jika disk lebih banyak:
- dibuat beberapa RAID6
- lalu digabung Span
RAID 50
Jika policy RAID50:
- dibuat RAID50 fixed layout
Jika disk kurang:
RAID 10
Storage juga bisa menggunakan:
Jika pool diperbesar:
- EqualLogic membuat array tambahan
- lalu di-span menjadi satu storage pool
Volume Data Map
Hal terpenting dalam EqualLogic recovery adalah:
Fungsinya:
- menerjemahkan logical address ↔ physical address
- menentukan lokasi data sebenarnya
Tanpa data map:
- filesystem tidak dapat dibaca benar
Keterbatasan Software Recovery Umum
Software recovery biasa:
- tidak memahami metadata EqualLogic
- tidak dapat membaca distribusi block
- gagal reconstruct volume
Karena itu dibutuhkan plugin khusus EqualLogic.
Persiapan Recovery
A. Siapkan Hardware
Karena disk tidak bisa diakses langsung:
- pindahkan disk ke JBOD enclosure
Kemudian:
- hubungkan JBOD ke SAS HBA
- gunakan kabel SFF-8088
Pastikan:
- semua disk terbaca normal
B. Buat Disk Image
Sangat dianjurkan:
- imaging semua disk terlebih dahulu
Tujuan:
- menghindari kerusakan tambahan
- aman jika ada disk bermasalah
Recovery lebih aman dilakukan dari image.
C. Install Plugin EqualLogic
Install:
- Dell EqualLogic Recovery Plugin
Aktifkan license agar:
- volume bisa dibuka penuh
- data bisa disimpan
Tanpa license:
Langkah Recovery Dell EqualLogic SAN
1. Load Disk Image ke UFS Explorer
Masukkan semua image/disk ke software.
Biasanya tiap disk memiliki:
- 2 RAID component partition
Namun:
- hanya partition besar yang menjadi bagian storage pool
2. RAID Reconstruction
Biasanya UFS Explorer:
Jika metadata rusak:
- RAID harus dirakit manual
3. Jalankan Plugin EqualLogic
Masuk:
- Plugins
- Access Dell EqualLogic SAN volumes
Plugin akan:
- membaca superblock
- mendeteksi konfigurasi storage pool
Jika ada banyak RAID:
- plugin otomatis membuat SPAN
4. Jika Superblock Hilang
Masih bisa recovery dengan:
- mencari superblock manual
- import metadata manual
Jika RAID sudah benar:
- loading superblock bisa dilewati
5. Pilih Metadata Valid
Plugin akan:
- mendeteksi beberapa versi metadata
Karena EqualLogic:
- sering memperbarui metadata
Maka:
- pilih metadata paling valid/stabil
Jika metadata rusak:
- metadata block bisa dicari manual menggunakan keyword tertentu
6. Buka Volume SAN
Jika metadata berhasil:
plugin menampilkan:
- daftar volume
- snapshot
- ukuran volume
Nama volume biasanya tidak tersedia.
Bisa preview filesystem terlebih dahulu.
7. Mount dan Recovery
Pilih volume valid → Open
Volume akan muncul di daftar storage.
Selanjutnya:
- scan lost data
- copy file
- save ke storage lain
Jangan simpan hasil recovery ke disk sumber.
Kesimpulan
Recovery Dell EqualLogic SAN cukup kompleks karena:
- distribusi data dinamis
- metadata proprietary
- volume memakai address translation
- pool terdiri dari banyak RAID/SPAN
Faktor penting keberhasilan recovery:
- Semua disk tersedia
- Metadata masih ada
- RAID dapat direconstruct
- Superblock masih valid
- Menggunakan software/plugin khusus
Pendekatan terbaik:
- gunakan JBOD + SAS HBA
- buat image semua disk
- reconstruct RAID
- parse metadata EqualLogic
- mount volume virtual
- scan dan copy data ke storage aman
Jika:
- metadata rusak berat
- banyak disk gagal
- superblock hilang
- mapping volume corrupt
maka recovery menjadi sangat sulit dan biasanya memerlukan analisis metadata tingkat lanjut oleh spesialis SAN enterprise.