Recovery Data Buffalo LinkStation & TeraStation Duo 

Penyebab Umum Kehilangan Data

  • Hard disk rusak.
  • Kerusakan listrik atau overheating.
  • Firmware error atau update gagal.
  • File terhapus secara tidak sengaja.
  • NAS di-reset ke factory default.

Persiapan Recovery

  1. Matikan NAS.
  2. Lepaskan kedua hard disk.
  3. Tandai posisi disk (Left/Right atau Top/Bottom).
  4. Hubungkan disk ke PC.
  5. Jalankan UFS Explorer RAID Recovery.

Struktur Disk NAS Buffalo

Setiap disk umumnya memiliki:

  • Partisi Boot Firmware
  • Partisi Firmware
  • Partisi Swap
  • Partisi Data (95–99% kapasitas disk, berisi data pengguna)

Partisi data inilah yang digunakan untuk recovery.

Identifikasi Konfigurasi NAS

RAID 1 (Mirror)

  • Kedua disk menampilkan file system SGI XFS.
  • Data dapat dipulihkan dari salah satu disk yang masih sehat.

RAID 0 atau SPAN (JBOD)

  • Satu disk menampilkan SGI XFS.
  • Disk lainnya tampil sebagai RAW Partition.
  • Perlu rekonstruksi RAID sebelum recovery.

Recovery RAID 0

Di UFS Explorer:

  1. Pilih Build RAID.
  2. Pilih RAID 0 (Stripe).
  3. Masukkan partisi data kedua disk sesuai urutan.
  4. Gunakan stripe size default Buffalo (64 KB).
  5. Build RAID dan buka file system XFS.

Jika folder share berisi data → konfigurasi RAID benar dan recovery bisa dilakukan.

Jika NAS Sudah Di-reset

Kemungkinan:

  • RAID berubah ke konfigurasi default.
  • Folder share kosong.
  • File system baru menimpa sebagian metadata lama.

Solusi:

  • Rebuild RAID lama.
  • Jalankan scan untuk mencari file yang hilang.
  • Sebagian nama file/folder mungkin hilang atau muncul di folder [Parent Unknown].

Kesimpulan

Recovery Buffalo LinkStation/TeraStation Duo paling mudah jika:

  • RAID 1 → cukup satu disk sehat.
  • RAID 0/JBOD → kedua disk harus tersedia dan RAID harus direkonstruksi dengan benar.

Jika NAS pernah di-reset atau mengalami kerusakan fisik, peluang recovery menurun dan mungkin memerlukan analisis profesional. UFS Explorer dapat melakukan rekonstruksi RAID secara aman karena bekerja dalam mode read-only, sehingga data asli tidak berubah selama proses recovery.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *