Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM
Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM


Nand Flash adalah jenis penyimpanan “non-volatile”. Artinya, data tetap tersimpan di sana meskipun komputer dimatikan (tidak butuh aliran listrik terus-menerus untuk menjaga data).
Bayangkan NAND Flash sebagai sebuah perpustakaan raksasa yang sangat teratur. Di dalamnya terdapat miliaran “lemari penyimpanan” kecil yang disebut Cell.
2. Cara Kerja: Menangkap Elektron
Di dalam setiap Cell (sel), SSD menyimpan data dengan cara menjebak atau melepaskan elektron.
SSD membaca ribuan kombinasi 0 dan 1 ini dalam hitungan milidetik untuk menampilkan foto, dokumen, atau game kamu. Karena hanya menggunakan sinyal listrik (bukan piringan fisik yang harus berputar), akses datanya menjadi instan.
3. Hierarki Penyimpanan: Dari Sel ke Chip
Agar efisien, SSD tidak bekerja sel per sel, melainkan dikelompokkan:
Keunikan SSD: SSD bisa membaca data per halaman (Page), tapi kalau mau menghapus, dia harus menghapus satu bab sekaligus (Block). Inilah alasan mengapa SSD butuh teknologi manajemen yang canggih agar tetap awet.
4. Mengenal Jenis-Jenis NAND (SLC, MLC, TLC, QLC)
Tidak semua SSD diciptakan sama. Perbedaannya terletak pada berapa banyak data yang bisa “dipadatkan” dalam satu sel:
5. 3D NAND: Membangun Gedung Pencakar Langit
Dulu, sel-sel di dalam SSD diletakkan berjajar secara horizontal (datar). Tapi sekarang, para ilmuwan menumpuk sel-sel tersebut secara vertikal ke atas. Inilah yang disebut 3D NAND.
Kesimpulan
Kecepatan SSD bukan sihir. Itu adalah hasil dari miliaran elektron yang bergerak sangat cepat di dalam sel-sel mikroskopis. Dengan teknologi NAND Flash, kita bisa menikmati komputer yang menyala dalam hitungan detik dan aplikasi yang terbuka hampir instan.