Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM
Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM


Ketika mendatangi penyedia jasa penyelamatan data, Anda kemungkinan besar akan dihadapkan pada dua istilah utama: kerusakan logis (logical damage) dan kerusakan fisik (physical damage). Kedua kategori ini menentukan metode, alat, tingkat kesulitan, serta biaya yang diperlukan untuk menyelamatkan data Anda. Penting bagi pemilik data untuk memahami perbedaan mendasar di antara keduanya agar tidak salah mengambil tindakan.
Kerusakan logis terjadi ketika struktur data atau sistem berkas mengalami gangguan, namun perangkat kerasnya sendiri masih berfungsi dengan normal secara mekanis maupun elektronis. Contoh paling umum dari kerusakan logis adalah penghapusan berkas secara tidak sengaja, pemformatan kandar (drive) yang keliru, serangan virus, atau korupsi sistem akibat mati lampu mendadak saat proses transfer data sedang berlangsung.
Pada kasus logis, komputer Anda masih dapat mendeteksi keberadaan perangkat penyimpanan tersebut, meskipun isinya mungkin tidak terbaca atau meminta untuk diformat ulang. Karena perangkat kerasnya sehat, pemulihan biasanya dapat dilakukan menggunakan bantuan software khusus penata ulang sistem berkas. Proses ini relatif lebih aman dan dapat dilakukan dalam waktu yang lebih singkat.
Sebaliknya, kerusakan fisik melibatkan kerusakan nyata pada komponen internal perangkat penyimpanan. Pada Hard Disk Drive (HDD), ini bisa berupa motor penggerak yang macet, head pembaca yang patah, atau piringan (platter) yang tergores akibat guncangan atau jatuh. Suara ketukan aneh (clicking sound) atau desingan keras dari hard disk adalah indikasi kuat terjadinya kerusakan fisik.
Pada Solid State Drive (SSD) atau flashdisk, kerusakan fisik biasanya menyerang komponen elektronik seperti pengontrol (controller) atau chip memori NAND akibat lonjakan arus listrik (surge) atau panas berlebih. Jika hal ini terjadi, perangkat sama sekali tidak akan terdeteksi oleh komputer mana pun, dan lampu indikator pada perangkat mungkin mati total.
Menangani kerusakan fisik membutuhkan keahlian tingkat tinggi dan peralatan laboratorium yang mahal. Teknisi tidak bisa sekadar menjalankan program komputer; mereka harus membongkar perangkat dan sering kali melakukan donor komponen dari perangkat yang sejenis untuk membuat media tersebut berfungsi kembali secara sementara demi menyalin datanya.
Satu hal yang perlu ditegaskan adalah jangan pernah mencoba menjalankan software pemulihan data pada perangkat yang mengalami kerusakan fisik. Memaksa hard disk yang rusak secara mekanis untuk terus berputar dan membaca data justru akan memperparah goresan pada piringan penyimpanan. Tindakan gegabah ini bisa menghancurkan data secara permanen hingga tidak bisa diselamatkan lagi oleh ahli sekalipun.
Kesimpulannya, mendiagnosis jenis kerusakan dengan tepat adalah langkah krusial. Jika perangkat masih terbaca namun data hilang, Anda berhadapan dengan masalah logis yang bisa dicoba diatasi dengan software. Namun, jika perangkat mengeluarkan suara aneh, panas berlebih, atau mati total, segera matikan perangkat dan serahkan kepada profesional pemulihan data fisik.