SAS (Serial Attached SCSI) umumnya digunakan pada server dan storage enterprise karena lebih cepat dan lebih andal dibanding SATA. Karena motherboard PC biasa umumnya tidak mendukung SAS secara langsung, diperlukan SAS Host Bus Adapter (HBA) untuk menghubungkan SAS drive ke komputer atau server.
1. Memilih SAS HBA yang Tepat
Versi SAS
SAS-1 (3 Gb/s): Tidak direkomendasikan, memiliki batas kapasitas sekitar 2 TB.
SAS-2 (6 Gb/s): Pilihan terbaik untuk sebagian besar kebutuhan recovery.
SAS-3 (12 Gb/s) dan SAS-4 (22.5 Gb/s+): Lebih cepat, namun lebih mahal.
Jenis Konektor HBA
Internal
SFF-8087 (Mini-SAS)
SFF-8643 (Mini-SAS HD)
External
SFF-8088
SFF-8644
Setiap jenis konektor membutuhkan kabel yang sesuai.
Kompatibilitas
Pastikan:
Tersedia slot PCIe yang sesuai (x4, x8, x16).
Sistem operasi mendukung driver HBA.
HBA kompatibel dengan kapasitas drive yang digunakan.
Hindari RAID Controller
Jika menggunakan RAID controller:
Harus mendukung IT Mode / HBA Mode.
Jangan gunakan mode RAID karena dapat menulis metadata ke drive dan merusak data yang akan direcovery.
2. Peralatan yang Diperlukan
Kabel SAS
Gunakan breakout cable yang sesuai:
MiniSAS → 4x SAS (SFF-8482)
Sesuaikan dengan port HBA (SFF-8087, 8088, 8643, atau 8644).
Power Supply
Perkiraan konsumsi daya:
SAS HBA: 10–20 Watt
Setiap HDD SAS: ±15 Watt
Jika PSU kurang:
Gunakan PSU tambahan.
Gunakan splitter Molex bila diperlukan.
Pendinginan
SAS HBA menghasilkan panas cukup tinggi. Disarankan:
Menambah kipas pendingin.
Memastikan aliran udara yang baik di dalam casing.
3. Langkah-Langkah Pemasangan
Matikan komputer/server.
Pasang gelang anti-statis atau lakukan grounding.
Buka casing.
Pasang SAS HBA ke slot PCIe yang sesuai.
Kencangkan bracket HBA.
Nyalakan komputer.
Pastikan HBA terdeteksi di:
Device Manager → Storage Controllers (Windows)
Hubungkan kabel SAS dari HBA ke drive.
Sambungkan daya ke drive.
Cek apakah drive muncul di:
Disk Management (Windows)
atau tool manajemen storage lainnya.
Fitur Penting SAS HBA
Mendukung hot-plug (pasang/cabut drive saat sistem hidup).
Mendukung hot-detection (drive langsung terdeteksi tanpa restart).
Dapat digunakan untuk SAS maupun SATA drive.
Sangat berguna saat menangani banyak disk untuk data recovery atau RAID.
Kesimpulan
Untuk keperluan data recovery, solusi terbaik adalah menggunakan SAS HBA (bukan RAID controller) yang berjalan dalam IT/HBA Mode. Pilihan paling ekonomis dan kompatibel biasanya adalah LSI SAS-2 (6 Gb/s). Pastikan kabel breakout sesuai dengan jenis port HBA, PSU mampu menyuplai daya yang cukup, dan pendinginan tambahan tersedia karena HBA enterprise cenderung menghasilkan panas yang tinggi. Dengan konfigurasi yang benar, SAS maupun SATA drive dapat diakses secara aman dan langsung oleh sistem operasi untuk proses recovery data.