Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM
Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM


Dalam operasional sistem informasi dan pengelolaan data penelitian, insiden fisik seperti banjir atau kebakaran menuntut protokol pemulihan yang sangat hati-hati. Sering kali, kepanikan menyebabkan pengguna melakukan tindakan gegabah pada 24 jam pertama yang justru menghancurkan satu-satunya peluang untuk menyelamatkan data.
Berikut adalah kesalahan-kesalahan fatal yang wajib dihindari saat menangani media penyimpanan (HDD maupun SSD) pasca-bencana fisik:
Ini adalah aturan yang paling kritis untuk dipatuhi. Insting pertama biasanya adalah menyalakan perangkat untuk melihat apakah data masih ada. Tindakan ini adalah kesalahan fatal.
Respons logis saat melihat barang elektronik basah adalah mencoba mengeringkannya, namun ini sangat merusak media penyimpanan.
Kerusakan akibat suhu panas ekstrem (di atas 100°C) dapat melelehkan komponen plastik seperti konektor SATA/NVMe. Jika ada plastik atau logam cair yang menempel pada badan perangkat akibat kebakaran, biarkan saja. Mencoba mencongkelnya dapat merusak komponen di bawahnya. Biarkan residu tersebut ditangani oleh profesional menggunakan cairan kimia khusus.
Cara Anda membawa drive yang rusak ke laboratorium forensik data sama pentingnya dengan cara Anda mengamankannya di lokasi kejadian.
Memulihkan data dari perangkat keras yang rusak fisik secara ekstrem adalah proses rekayasa balik (reverse engineering) yang memakan biaya dan waktu signifikan. Menghindari kesalahan-kesalahan penanganan darurat di atas akan memastikan perangkat keras Anda masih memiliki peluang untuk dibaca dan diselamatkan di fasilitas laboratorium tingkat tinggi seperti Cleanroom Class 100. Evaluasi standar operasional secara berkala adalah langkah vital untuk menjamin ketahanan informasi di tengah ancaman insiden fisik yang tidak dapat diprediksi.