Identifikasi Urutan Disk pada NAS Berbasis XFS 

Ringkasan Singkat

Tujuan: Menentukan urutan hard disk pada NAS berbasis XFS agar RAID dapat direkonstruksi dengan benar untuk proses recovery.

Cara Termudah

  • Gunakan UFS Explorer RAID Recovery.
  • Hubungkan semua disk NAS ke PC.
  • Software biasanya dapat mendeteksi:
    • urutan disk,
    • jenis RAID,
    • stripe size,
    • konfigurasi RAID secara otomatis.

Jika Deteksi Gagal

Lakukan analisis manual dengan Hex Viewer:

  • Cari XFSB → menandakan XFS Superblock.
  • Cari IN → menandakan inode/root directory.
  • Cari blok parity (untuk RAID 5).

Identifikasi RAID

  • RAID 5: 1 disk superblock, 1 disk root directory, 1 disk data, 1 disk parity.
  • RAID 0: 1 disk superblock, tanpa parity.
  • RAID 10: 2 disk memiliki superblock yang sama (mirror).
  • RAID 1: Semua disk memiliki superblock yang sama.

Kesimpulan

Cara paling aman dan cepat adalah menggunakan UFS Explorer untuk deteksi otomatis RAID. Jika metadata RAID rusak, urutan disk dapat ditentukan melalui analisis XFS Superblock (XFSB), inode (IN), dan parity. Karena UFS Explorer bekerja read-only, berbagai konfigurasi RAID dapat dicoba tanpa mengubah data asli.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *