Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM
Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM


Banyak orang langsung menyerah ketika flashdisk murah atau USB promosi tiba-tiba mati total. Tidak terdeteksi di komputer. Lampu mati. Bahkan kadang muncul sebagai Unknown USB Device. Masalahnya, ketika dibongkar, isi flashdisk justru terlihat aneh. Bukan chip NAND biasa.
Tidak ada IC memori besar seperti pada flashdisk umumnya yang terlihat hanya gumpalan resin hitam kecil menempel di PCB. Sebagian teknisi pemula menganggap ini akhir dari segalanya. “Chip-nya ketutup lem hitam, berarti tidak bisa direcovery.”
Padahal kenyataannya, data masih sering bisa diselamatkan, bahkan pada flashdisk jenis ini. Namun metode recovery-nya sangat berbeda dibanding NAND biasa. Menurut studi kasus dari ACE Lab, perangkat berbasis COB (Chip-On-Board) membutuhkan pendekatan unik karena proses chip-off biasa justru bukan solusi terbaik.
COB atau Chip-On-Board adalah metode pembuatan flashdisk di mana chip NAND tidak dikemas dalam IC biasa.
Sebaliknya, inti NAND langsung ditempel ke PCB lalu ditutup lapisan resin hitam (epoxy coating).
Teknik ini banyak dipakai pada:
Tujuannya sederhana: menekan biaya produksi. Tetapi efek sampingnya, recovery data menjadi jauh lebih sulit ketika controller rusak.
Masalah utama COB ada pada desain fisiknya.
Pada NAND biasa, teknisi bisa:
Lepas chip → baca NAND → reconstruct data
Namun pada COB, inti NAND tersembunyi di bawah resin hitam.
ACE Lab menjelaskan bahwa mencoba mengupas lapisan hitam secara manual sangat berisiko, karena sedikit kesalahan bisa langsung merusak inti NAND di bawahnya. Bahkan ketika lapisan berhasil dibuka, pembacaan data belum tentu bisa dilakukan dengan normal.
Ibarat mencoba membuka telur menggunakan palu.
Salah sedikit, isi di dalamnya bisa ikut hancur.
Ini bagian paling menarik.
Pada banyak kasus COB, melepas chip bukan metode yang direkomendasikan.
Kenapa?
Karena ACE Lab menemukan pendekatan lain yang jauh lebih aman:
Membaca NAND melalui controller CPU langsung.
Bagaimana caranya?
Karena banyak controller modern tetap mengikuti standar komunikasi ONFI (Open NAND Flash Interface).
Artinya, jalur komunikasi NAND seperti:
masih bisa diakses melalui pin tertentu pada CPU/controller USB. Jadi teknisi tidak perlu membongkar inti NAND secara langsung.
Benar.
ACE Lab menunjukkan studi kasus menggunakan controller Phison PS2251-67-5 pada flashdisk COB.
Alih-alih mengupas chip NAND, teknisi mencari datasheet controller, lalu mengidentifikasi pin yang terhubung ke NAND internal.
Setelah itu dilakukan koneksi manual menggunakan titik-titik pin tertentu untuk membaca dump NAND secara langsung melalui controller.
Sederhananya:
Jika chip NAND ibarat ruangan terkunci, teknisi tidak membobol tembok—tetapi mencari pintu servis tersembunyi.
Untuk kasus seperti ini, laboratorium recovery profesional biasanya menggunakan Spider Board Adapter.
Fungsinya membantu menghubungkan banyak titik kecil pada PCB menggunakan jarum mikro presisi tanpa perlu menyolder langsung ke inti chip.
ACE Lab menjelaskan bahwa Spider Board memang dirancang khusus untuk menangani kasus sulit seperti:
Dengan alat ini, teknisi bisa melakukan pembacaan NAND melalui jalur komunikasi internal controller.
Ini kesalahan yang sering terjadi.
Banyak orang berharap:
“Colok alat → scan → recover.”
Padahal pada COB recovery, teknisi sering harus:
ACE Lab bahkan menekankan pentingnya pengecekan hubungan pendek (short circuit) sebelum pembacaan dilakukan agar NAND tidak mengalami kerusakan tambahan.
Membaca dump NAND hanyalah awal.
Setelah itu biasanya masih perlu:
Memperbaiki bit error pada dump NAND.
Menghapus pola scrambling dari controller.
Menyesuaikan struktur NAND internal.
Menyusun kembali data pengguna agar folder dan file bisa normal.
Pada banyak kasus, file terlihat acak sebelum proses ini selesai dilakukan.
Jawabannya: sering kali masih bisa—asal inti NAND belum rusak fisik.
Namun yang perlu dipahami, recovery COB bukan pekerjaan sederhana.
Kadang teknisi harus bekerja di bawah mikroskop, menyambungkan banyak titik kecil satu per satu, lalu menganalisis struktur NAND secara manual.
Karena dalam recovery NAND Flash profesional, tantangan terbesar sering bukan menemukan data—tetapi mencari cara mengakses chip yang bahkan “tidak terlihat.”
Dan pada flashdisk COB, satu kesalahan kecil saat probing jalur bisa menjadi pembeda antara:
“data berhasil kembali” atau “NAND benar-benar mati.”
Hubungi Kami
Website : https://s.id/konsultasidata
Alamat : Jl. Cigadung Raya Timur No.56 Cigadung, Kec. Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Jawa Barat 40123
WhatsApp : 085174294818
WhatsApp : 085212346602