Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM
Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM


Banyak dari kita yang memiliki kebiasaan menyimpan harddisk eksternal atau harddisk laptop lama di dalam laci meja, lemari pakaian, atau gudang selama bertahun-tahun. Harddisk tersebut biasanya berisi aset yang sangat berharga: foto-foto kenangan masa lalu, video dokumentasi keluarga, hingga arsip dokumen penting. Kita merasa tenang karena berpikir bahwa data tersebut tersimpan aman di dalam lemari yang terkunci.
Namun, kepanikan luar biasa sering kali melanda saat Anda ingin bernostalgia dan mencolokkan kembali harddisk lama tersebut ke komputer. Bukannya folder foto bermunculan, putaran harddisk justru terdengar sangat berat, tersendat-sendat, atau bahkan tidak berputar sama sekali seolah-olah komponen di dalamnya membeku. Mengapa perangkat penyimpanan yang didiamkan saja bisa rusak dengan sendirinya?
Banyak orang awam mengira bahwa casing harddisk dirancang sepenuhnya kedap udara seperti ruang hampa. Kenyataannya, harddisk mekanis memiliki lubang pernapasan kecil (breathing hole) yang dilengkapi filter khusus. Lubang ini sangat vital untuk menyeimbangkan tekanan udara dan kelembapan antara bagian dalam harddisk dengan lingkungan luar saat piringan berputar.
Jika harddisk disimpan di lingkungan yang memiliki kelembapan tinggi—seperti laci kayu yang pengap, lemari pakaian yang lembap, atau gudang tanpa sirkulasi udara—uap air di udara perlahan-lahan akan menyusup masuk melalui lubang pernapasan tersebut.
Penyusupan uap air ini memicu proses oksidasi atau karat kimiawi pada komponen internal logam yang sangat sensitif. Karat tak terlihat ini umumnya menyerang dua titik paling krusial:
Bagi Anda yang saat ini memiliki harddisk lama dan ingin menyimpannya untuk jangka panjang agar terhindar dari masalah ini, langkah pencegahan terbaik adalah selalu menyimpannya di dalam wadah kedap udara (dry box) yang dilengkapi dengan beberapa kantong silica gel untuk menyerap kelembapan secara aktif. Jangan pernah membiarkan harddisk lama tergeletak begitu saja di tempat terbuka atau laci yang berbau lembap.
Jika harddisk lama Anda terdengar macet, tersendat, atau tidak berputar sama sekali saat dicolokkan, JANGAN PERNAH memasang adaptor daya dengan tegangan yang lebih tinggi atau terus-menerus mencolok-cabut kabel USB dengan harapan memaksa motornya berputar. Paksaan daya listrik pada motor yang macet justru akan memicu panas ekstrem dalam hitungan detik. Panas ini bisa membakar sirkuit internal (PCB) atau memaksa jarum pembaca menjepit piringan data hingga melengkung.
Ketika sebuah harddisk sudah mengalami kemacetan motor penggerak atau korosi akibat kelembapan, masalah tersebut sudah masuk ke dalam ranah kerusakan mekanis tingkat lanjut. Anda tidak akan bisa memperbaikinya dengan software pemulihan data apa pun karena piringan logamnya sendiri gagal berputar untuk dibaca oleh komputer.
Membongkar harddisk yang korosi untuk melepaskan kemacetan motor membutuhkan penanganan higienis tingkat tinggi. Debu dan partikel karat yang terlepas harus ditangani di bawah lingkungan laboratorium yang terkendali agar tidak semakin menggores piringan data.
Jika file dan kenangan masa lalu di dalam harddisk tersebut sangat bernilai dan ingin Anda selamatkan kembali, segeralah berkonsultasi dengan Recovery Data Indonesia (RDI). Through fasilitas ruang steril (Cleanroom) laboratorium RDI, tim ahli kami memiliki cairan kimia khusus non-korosif untuk membersihkan residu oksidasi pada piringan magnetik tanpa merusak struktur data. Teknisi kami juga dilengkapi dengan peralatan mekanis presisi untuk melepaskan kemacetan pada poros motor penggerak (motor unsticking tool) dengan aman, sehingga piringan dapat diputar kembali dan seluruh data berharga Anda dapat dievakuasi dengan utuh.