Hard Disk Drive (HDD) adalah media penyimpanan yang memiliki komponen mekanis yang sangat sensitif. Benturan atau jatuh, bahkan dari ketinggian yang rendah, dapat menyebabkan kerusakan serius dan berisiko menghilangkan data yang tersimpan.
Beberapa alasan mengapa HDD tidak boleh terjatuh:
Piringan (Platter) Bisa Tergores HDD menyimpan data pada piringan yang berputar dengan kecepatan tinggi. Saat terjatuh, head dapat menyentuh platter dan menyebabkan goresan (head crash) yang mengakibatkan data sulit atau tidak dapat direcovery.
Kerusakan pada Head Baca/Tulis Komponen head memiliki posisi yang sangat presisi. Benturan dapat membuatnya bergeser atau rusak sehingga HDD tidak dapat membaca data.
Motor Penggerak Bisa Bermasalah HDD menggunakan motor untuk memutar platter. Jika motor rusak akibat benturan, HDD mungkin tidak dapat berputar sama sekali.
Bad Sector Bertambah Benturan fisik dapat menyebabkan munculnya bad sector, yaitu area penyimpanan yang tidak lagi dapat digunakan.
Risiko Kehilangan Data Permanen Semakin parah kerusakan fisik yang terjadi, semakin kecil kemungkinan data dapat dipulihkan secara utuh.
Tanda-Tanda HDD Pernah Terjatuh
Terdengar suara klik berulang (“klik-klik”).
HDD tidak terdeteksi di komputer.
Proses membuka file menjadi sangat lambat.
Muncul pesan error saat mengakses data.
Komputer sering hang ketika HDD terhubung.
Jika HDD Anda terjatuh, hindari menyalakan atau mencobanya berulang kali. Penggunaan yang dipaksakan dapat memperparah kerusakan dan menurunkan peluang recovery data. Sebaiknya segera lakukan pemeriksaan agar data penting memiliki peluang lebih besar untuk diselamatkan.