Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM
Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM


Kehilangan akses ke external hard disk secara tiba-tiba bisa menjadi mimpi buruk, terutama jika di dalamnya tersimpan basis data untuk pengembangan sistem atau draf penelitian penting yang sedang Anda susun. Kepanikan sering kali bertambah ketika Anda mencoba mencolokkannya ke laptop Windows, lalu beralih ke Mac, dan keduanya sama-sama tidak merespons.
Masalah ini umumnya berakar pada masalah koneksi fisik atau, yang paling sering terjadi, ketidakcocokan file system (format drive) dengan sistem operasi yang digunakan.
Sebelum melakukan perbaikan, penting untuk memahami beberapa skenario umum yang menyebabkan drive tidak terdeteksi:
Lakukan langkah-langkah pemecahan masalah berikut secara berurutan, dari yang paling dasar hingga yang bersifat teknis.
Sebelum menyimpulkan bahwa data Anda hilang atau rusak, pastikan perangkat kerasnya berfungsi dengan baik:
Terkadang, hard disk sebenarnya terbaca oleh komputer, tetapi tidak muncul di File Explorer (Windows) atau Finder (Mac) karena kehilangan huruf drive (Drive Letter) atau volumenya tidak di-mount.
Bagi Pengguna Windows:
1.Buka Disk Management:
Klik kanan pada tombol Start (logo Windows), lalu pilih Disk Management.
2.Cari Hard Disk Anda:
Lihat daftar di bagian bawah. Cari drive dengan kapasitas yang sesuai dengan hard disk eksternal Anda (misalnya: Disk 1 atau Disk 2).
3.Assign Drive Letter:Jika drive berwarna hitam (Unallocated) atau tidak ada hurufnya.
Jika partisi terlihat sehat tetapi tidak ada hurufnya, klik kanan pada partisi tersebut, pilih Change Drive Letter and Paths, klik Add, pilih huruf (misalnya E: atau F:), lalu klik OK.
Bagi Pengguna Mac:
1.Buka Disk Utility:
Tekan Command + Space untuk membuka Spotlight, ketik Disk Utility, lalu tekan Enter.
2.Cek Daftar Eksternal:
Lihat di panel sebelah kiri di bawah kategori External. Jika hard disk Anda ada di sana tetapi berwarna abu-abu (dimmed), klik drive tersebut.
3.Lakukan Mount:
Klik tombol Mount yang ada di bagian atas jendela. Jika tidak berhasil, klik tombol First Aid untuk mencoba memperbaiki error sistem pada memori tersebut.
Jika masalah utama Anda adalah hard disk terbaca di Windows tetapi tidak di Mac (atau sebaliknya), dan Anda sudah mem-backup data di dalamnya, Anda wajib mengubah file system-nya ke format yang didukung oleh kedua sistem operasi tersebut.
Format yang paling ideal untuk membaca dan menulis data baik di Windows maupun macOS (serta Linux) adalah exFAT.
Peringatan: Proses memformat akan menghapus seluruh data yang ada di dalam hard disk. Lakukan backup (di komputer yang bisa membaca hard disk tersebut) sebelum melakukan langkah ini.
Jika hard disk berubah menjadi RAW atau sistem partisinya hancur total, Anda mungkin perlu menggunakan software data recovery seperti EaseUS atau Recuva untuk menyelamatkan file penting sebelum melakukan format ulang.