Mitos atau Fakta: Data di SSD Bisa Hilang Jika Disimpan Terlalu Lama? 

Fakta: SSD yang disimpan lama tanpa dialiri listrik berisiko mengalami kehilangan data, meskipun perangkatnya tidak rusak.

Poin Penting:

  • Standar JEDEC menyebutkan:
    • SSD konsumen: data seharusnya dapat bertahan hingga 1 tahun tanpa daya.
    • SSD enterprise: data umumnya bertahan sekitar 3 bulan tanpa daya.
  • Lama penyimpanan data dipengaruhi oleh:
    • Jenis dan kualitas NAND flash yang digunakan.
    • Usia dan tingkat keausan SSD.
    • Suhu lingkungan penyimpanan.
    • Intensitas pemakaian sebelumnya.

Saat ini, sebagian besar SSD konsumen menggunakan NAND QLC, yang menawarkan kapasitas besar dan harga lebih murah, tetapi retensi datanya dapat lebih terbatas dibanding jenis NAND lama seperti SLC atau MLC.

Kesimpulan

Menyimpan SSD dalam keadaan tidak digunakan tidak akan merusak perangkatnya, tetapi data di dalamnya berpotensi hilang jika disimpan terlalu lama tanpa daya, terutama pada SSD yang sudah tua atau sering digunakan. Karena itu, jangan menjadikan SSD sebagai satu-satunya media arsip jangka panjang. Terapkan prinsip backup 3-2-1:

  • 3 salinan data,
  • di 2 media penyimpanan berbeda,
  • dan 1 salinan di lokasi lain, misalnya cloud storage.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *