Recovery Data dari Drobo dengan mSATA Cache 

Apa itu Drobo Accelerator Cache?

Drobo memiliki fitur khusus bernama:

  • Drobo Accelerator Cache
  • hot data cache

Fitur ini menggunakan:

  • SSD mSATA kecil
  • sebagai cache tambahan

Tujuannya:

  • mempercepat akses file yang sering dibuka
  • meningkatkan performa random read

Model Drobo yang Mendukung

Beberapa model yang memiliki slot mSATA:

  • Drobo 5D
  • Drobo 5Dt
  • Drobo 5D3
  • Drobo 5N
  • Drobo 5N2

Saat mSATA dipasang:

  • cache otomatis aktif
  • status muncul sebagai “active” di Drobo Dashboard

Cara Kerja Accelerator Cache

Drobo menggunakan:
BeyondRAID

Data “hot” atau sering diakses:

  • dipindahkan ke SSD cache mSATA

Sedangkan:

  • file besar/jarang dipakai tetap di HDD utama

Cache ini dapat menyimpan:

  • metadata filesystem
  • bagian file kecil
  • transaksi write sementara

Risiko pada Recovery

Walaupun mSATA bukan bagian utama BeyondRAID, cache tetap sangat penting.

Jika terjadi:

  • shutdown mendadak
  • crash
  • baterai internal gagal
  • mSATA dicabut
  • kerusakan NAS

maka:

  • sebagian metadata/file bisa hanya ada di cache
  • BeyondRAID menjadi tidak lengkap
  • filesystem rusak/corrupt

Fungsi Battery Internal

Drobo memiliki baterai internal untuk:

  • memberi waktu flush cache ke HDD

Tetapi jika gagal:

  • data di cache belum sempat dipindahkan

Dukungan UFS Explorer

Mulai versi 9.14:
UFS Explorer Professional Recovery mendukung:

  • Drobo Accelerator Cache
  • merge cache ke BeyondRAID
  • recovery data dari cache

Langkah Recovery

1. Matikan Drobo dengan benar

Lalu:

  • lepaskan mSATA cache dari bawah unit

2. Hubungkan semua drive ke PC

Termasuk:

  • HDD BeyondRAID
  • SSD mSATA cache

3. Jalankan UFS Explorer

Software akan mendeteksi:

  • drive BeyondRAID
  • partisi “Drobo cache”

4. Assemble BeyondRAID

Bangun BeyondRAID hanya dari:

  • HDD utama

mSATA tidak dimasukkan sebagai RAID member.

5. Terapkan cache sebagai “delta”

Klik:
Set this as delta for…

pada partisi:

  • “Drobo cache”

Tujuannya:

  • merge data cache dengan BeyondRAID

6. Pilih BeyondRAID sebagai base volume

Software akan:

  • membaca metadata cache
  • menggabungkan perubahan cache

Hasilnya:

  • virtual storage lengkap

7. Verifikasi data

Cek:

  • folder
  • file
  • preview gambar/text

Jika normal:

  • merge berhasil

8. Scan jika ada file hilang

Gunakan:
Scan for lost data

Untuk mencari:

  • file terhapus
  • metadata rusak
  • file corrupt

9. Simpan hasil recovery

Simpan ke:

  • disk lain
  • NAS lain
  • external storage

Jangan simpan kembali ke drive Drobo.

Hal Penting

mSATA cache bisa sangat membantu

Dalam kasus:

  • bad sector
  • RAID rusak
  • metadata hilang
  • partial corruption

Karena sebagian data mungkin masih ada di cache.

BeyondRAID virtual size bisa aneh

Ukuran virtual storage:

  • bisa lebih besar dari total HDD fisik

Ini normal pada sistem Drobo.

Kesimpulan

Drobo Accelerator Cache memakai SSD mSATA untuk:

  • mempercepat akses data
  • menyimpan metadata/file kecil sementara

Walaupun bukan bagian utama BeyondRAID, cache tetap sangat penting dalam recovery.

Jika cache tidak ikut diproses:

  • filesystem bisa tidak lengkap
  • file corrupt
  • metadata hilang

UFS Explorer Professional Recovery dapat:

  • mengenali partisi cache Drobo
  • menggabungkannya ke BeyondRAID
  • memulihkan integritas filesystem
  • meningkatkan peluang recovery

Recovery terbaik dilakukan ketika:

  • HDD utama masih tersedia
  • mSATA cache ikut disertakan
  • tidak ada reset/rebuild ulang Drobo
  • metadata cache belum tertimpa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *