Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM
Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM


Lini produk Intel Optane Memory H10 dan H20 merupakan perangkat yang sangat unik di industri media penyimpanan. Komponen ini menggabungkan dua teknologi memori yang bertolak belakang ke dalam satu papan sirkuit M.2 NVMe tunggal: Intel Optane (memori berkecepatan tinggi yang berfungsi sebagai cache) dan Intel QLC 3D NAND (media penyimpanan utama berkapasitas besar untuk data pengguna).
Bagi pengguna awam, integrasi ini menawarkan performa pembacaan sistem operasi yang sangat responsif. Namun bagi teknisi pemulihan data, arsitektur hibrida ini mendatangkan tantangan yang sangat kompleks jika modul tersebut tiba-tiba mati atau terkunci. ACELAB menjabarkan pendekatan metodologis menggunakan perangkat PC-3000 untuk menembus proteksi internal dan menyelamatkan data dari modul ini.
Untuk memahami metode pemulihannya, seorang teknisi harus mengerti bahwa di dalam satu fisik drive ini sebenarnya terdapat dua sistem mandiri:
Ketika Intel Optane H10/H20 mengalami kerusakan firmware (biasanya pada sisi kontroler QLC NVMe), penggunaan adapter NVMe standar di komputer biasa akan menemui jalan buntu:
ACELAB memaparkan langkah-langkah sistematis untuk menyelesaikan kasus ini secara aman:
Perangkat PC-3000 (terutama versi Portable III) memiliki kemampuan untuk mengisolasi dan mendiagnosis interaksi NVMe tingkat rendah pada masing-masing kontroler. Teknisi harus mengatur parameter daya (power management) secara ketat karena kedua kontroler memperebutkan jalur bus PCIe yang sama pada satu sirkuit.
Jika bagian penyimpanan utama (QLC) mengalami status Busy (BSY) akibat kerusakan tabel translasi (Flash Translation Layer / FTL), teknisi menggunakan utilitas PC-3000 SSD khusus untuk menyuntikkan Loader (mikrokode darurat) ke dalam RAM kontroler Intel. Hal ini dilakukan guna melewati firmware bawaan yang korup agar sektor memori bisa diakses kembali.
Ini adalah poin paling krusial dalam panduan ACELAB. Setelah data mentah (raw sectors) dari kedua sisi (Optane dan QLC) berhasil dibaca secara stabil, teknisi tidak boleh langsung mengekstrak file.
Setelah susunan tabel pemetaan gabungan tersebut terbentuk dengan benar di dalam RAM PC-3000, pohon direktori asli (seperti partisi NTFS Windows milik klien) akan muncul kembali secara utuh. Teknisi kini dapat mengekstrak dokumen, foto, atau database pengguna dengan tingkat validitas data yang tinggi tanpa risiko file korup akibat pemisahan cache.
Kasus Intel Optane H10/H20 menjadi bukti nyata bahwa media penyimpanan modern semakin mengaburkan batas antara kerusakan perangkat keras (hardware) dan integrasi sistem logika perangkat lunak (software-defined storage). Melalui kombinasi perbaikan firmware tingkat rendah dan kemampuan rekonstruksi arsitektur virtual pada Data Extractor PC-3000, teknisi dapat mematangkan strategi penyelamatan data pada teknologi hibrida yang rumit ini.
Sumber: https://blog.acelab.eu.com/intel-optane-memory-h10-h20-series-data-recovery.html