Recovery Data dari Microsoft Storage Spaces

Microsoft Storage Spaces adalah teknologi RAID berbasis software milik Windows dan Windows Server yang digunakan untuk:

  • menggabungkan beberapa drive menjadi satu storage virtual,
  • meningkatkan redundansi data,
  • melindungi data dari kerusakan drive.

Fitur ini mirip RAID tradisional, namun dikelola langsung oleh sistem operasi Windows.

Penyebab Data Hilang pada Storage Spaces

Kerusakan data tidak selalu disebabkan oleh hard disk rusak. Masalah yang umum terjadi antara lain:

  • crash sistem,
  • konfigurasi pool salah,
  • metadata rusak,
  • format tidak sengaja,
  • penghapusan file,
  • kerusakan virtual disk,
  • kehilangan sebagian member disk.

Dalam kondisi tersebut, data masih dapat dipulihkan menggunakan:

  • UFS Explorer RAID Recovery

Jenis Storage Spaces dan Toleransi Kerusakan

1. Simple Space

  • Tidak memiliki redundansi
  • Semua disk wajib tersedia
  • Kehilangan 1 disk dapat menyebabkan data hilang

2. Two-Way Mirror

  • Mirip RAID 1
  • Bisa bertahan jika 1 disk hilang

3. Three-Way Mirror

  • Bisa bertahan hingga 2 disk gagal bersamaan

4. Parity Space

  • Mirip RAID 5
  • Bisa toleransi kehilangan 1 disk

Jika jumlah disk hilang melebihi batas toleransi:

  • file bisa corrupt,
  • sebagian data tidak dapat diakses.

Langkah Recovery dengan UFS Explorer RAID Recovery

1. Hubungkan Semua Disk Member

Sambungkan seluruh disk Storage Spaces ke komputer:

  • langsung ke motherboard,
  • atau memakai USB to SATA/IDE adapter.

Semakin lengkap disk yang tersedia:

  • semakin besar kemungkinan recovery berhasil.

2. Install dan Jalankan UFS Explorer RAID Recovery

  • Jalankan sebagai administrator
  • Semua physical disk dan logical volume akan muncul di panel kiri.

3. Pilih Virtual Disk Storage Spaces

UFS Explorer biasanya akan:

  • mendeteksi Storage Pool otomatis,
  • merekonstruksi virtual disk secara otomatis.

Cari:

  • MSSS::Virtual Disk

Biasanya di dalamnya terdapat:

  • MS Reserved partition,
  • NTFS atau ReFS partition.

4. Periksa Integritas File

Buka partition:

  • NTFS
  • atau ReFS

Lalu cek:

  • preview gambar,
  • dokumen,
  • file teks.

Jika preview normal:

  • struktur RAID dan filesystem kemungkinan berhasil direkonstruksi dengan benar.

5. Scan Storage

Untuk mencari:

  • file hilang,
  • file terhapus,
  • struktur rusak,

jalankan:

  • Scan this storage

Pengaturan:

  • aktifkan hanya NTFS/ReFS,
  • lalu klik:
    • Start scan

6. Simpan Hasil Recovery

Setelah scan selesai:

  • pilih file/folder yang ingin dipulihkan,
  • klik:
    • Define selection
  • lalu:
    • Save selection

Simpan hasil recovery ke:

  • drive lain,
  • bukan ke disk sumber Storage Spaces.

Kesimpulan

Microsoft Storage Spaces adalah sistem penyimpanan virtual berbasis software RAID yang mampu memberikan redundansi dan perlindungan data. Namun, kerusakan konfigurasi, metadata, atau kesalahan pengguna tetap dapat menyebabkan kehilangan data.

UFS Explorer RAID Recovery dapat:

  • mendeteksi Storage Spaces otomatis,
  • merekonstruksi virtual disk,
  • membaca NTFS/ReFS,
  • dan memulihkan file yang hilang atau terhapus.

Keberhasilan recovery sangat bergantung pada:

  • jumlah disk yang masih tersedia,
  • kondisi metadata Storage Spaces,
  • jenis konfigurasi storage,
  • dan tingkat kerusakan filesystem.

Semakin lengkap member disk yang tersedia dan semakin sedikit kerusakan metadata, maka peluang recovery data akan semakin tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *