Prinsip Pemulihan Data dari Disk NTFS Setelah Reformat

Reformat pada disk NTFS sering dianggap sebagai tindakan yang menghapus seluruh data secara permanen. Padahal, yang sebenarnya terjadi adalah sistem file lama digantikan dengan struktur baru, sementara sebagian besar data fisik masih tersimpan di dalam disk selama belum tertimpa oleh data baru. Karena itu, peluang recovery masih cukup besar jika tindakan cepat dilakukan dan disk tidak digunakan setelah reformat.

Dalam proses ini, bagian terpenting yang terdampak adalah struktur file system seperti Master File Table (MFT). Ketika MFT baru dibuat, informasi lama tentang lokasi file menjadi hilang. Namun, software recovery seperti R-Studio masih dapat menemukan sisa-sisa struktur lama atau melakukan pencarian berdasarkan pola data (file signature) untuk mengidentifikasi file yang pernah ada.

Keberhasilan recovery sangat bergantung pada kondisi disk. Jika disk dalam kondisi baik dan tidak mengalami kerusakan fisik, maka peluang pemulihan data jauh lebih tinggi. Sebaliknya, jika terdapat bad sector atau kerusakan hardware, proses recovery sebaiknya dilakukan oleh profesional karena risiko kehilangan data permanen menjadi lebih besar.

Sumber  ; https://www.r-studio.com/Data_Recovery_After_Reformat_NTFS.shtml

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *