Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM
Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM


Linux Logical Volume Manager (LVM) adalah teknologi manajemen storage pada Linux yang memungkinkan penggabungan beberapa disk atau partisi menjadi satu volume logis yang fleksibel. Teknologi ini mulai digunakan sejak 1999 dan sekarang didukung hampir semua distribusi Linux modern.
Berbeda dengan partisi biasa, LVM memungkinkan volume:
Karena fleksibilitasnya, LVM banyak digunakan pada:
Media fisik yang digunakan oleh LVM, misalnya:
PV menjadi dasar penyimpanan dalam LVM.
Gabungan beberapa Physical Volume yang membentuk satu storage pool besar.
VG dapat dianggap sebagai “wadah penyimpanan virtual”.
Bagian kecil dari storage dalam VG.
Default ukuran PE biasanya 4 MB.
PE digunakan sebagai unit alokasi data.
Partisi virtual yang dibuat dari VG.
LV digunakan seperti partisi biasa:
LVM menggunakan:
Metadata menyimpan informasi penting seperti:
Metadata ditulis langsung ke sektor disk sehingga konfigurasi LVM tetap dikenali meskipun Linux diinstal ulang.
Volume dapat diperbesar atau diperkecil tanpa perlu format ulang.
Satu logical volume dapat menggunakan banyak disk sekaligus.
Storage dapat ditambah saat sistem masih berjalan tanpa downtime.
LVM dapat memberikan kapasitas virtual lebih besar daripada kapasitas fisik sebenarnya.
Mendukung snapshot untuk backup atau rollback sistem.
Memperkecil volume sangat berisiko menyebabkan kerusakan data.
Partisi LVM tidak bisa langsung dibaca Windows atau macOS.
Sistem lain kadang menganggap disk LVM kosong lalu menimpa data.
Jika satu disk rusak, seluruh volume bisa menjadi tidak dapat diakses.
Gangguan listrik atau crash saat resize dapat merusak metadata LVM.
Recovery data masih memungkinkan jika:
Software seperti UFS Explorer dapat:
Namun recovery menjadi sulit jika:
Backup metadata biasanya tersedia di:
/etc/lvm/backup
Linux LVM adalah teknologi storage management yang sangat fleksibel dan efisien untuk mengelola kapasitas disk secara dinamis. LVM memungkinkan administrator memperbesar volume, menggabungkan banyak disk, membuat snapshot, dan memperluas storage tanpa downtime.
Namun fleksibilitas ini juga menambah kompleksitas sistem. Kerusakan metadata, kegagalan disk, atau kesalahan resize dapat menyebabkan seluruh volume tidak dapat diakses. Karena itu, penggunaan backup rutin, monitoring storage, dan kehati-hatian saat melakukan perubahan volume sangat penting untuk mengurangi risiko kehilangan data pada sistem berbasis LVM.