Synology Hybrid RAID (SHR) adalah teknologi penyimpanan milik Synology yang dirancang agar lebih fleksibel dan mudah digunakan dibanding RAID tradisional. SHR dikembangkan berdasarkan kombinasi Linux mdadm dan LVM, sehingga mampu mengelola kapasitas disk secara otomatis tanpa konfigurasi RAID yang rumit.
Jenis SHR
SHR Melindungi data dari kegagalan 1 drive.
SHR-2 Melindungi data dari kegagalan hingga 2 drive sekaligus.
Secara fungsi:
SHR 2 disk mirip RAID 1
SHR 3+ disk mirip RAID 5
SHR-2 mirip RAID 6
Namun struktur internalnya lebih fleksibel dibanding RAID biasa.
Cara Kerja SHR
SHR membagi setiap hard disk menjadi bagian-bagian kecil berdasarkan ukuran disk terkecil, lalu membangun kombinasi RAID otomatis dari bagian tersebut.
Contoh:
2 disk 2 TB
2 disk 6 TB
Pada RAID 5 biasa:
Semua disk dianggap 2 TB
Banyak kapasitas terbuang
Pada SHR:
Sebagian dibuat RAID 5
Sisa kapasitas (“disk tail”) dibuat RAID 1
Seluruhnya digabung menjadi satu volume JBOD
Hasilnya:
Kapasitas usable lebih besar
Tetap memiliki redundansi data
Kelebihan SHR
Bisa memakai hard disk dengan ukuran berbeda
Kapasitas storage lebih efisien dibanding RAID biasa
Penambahan disk lebih mudah
Tidak perlu menghitung konfigurasi RAID manual
Mendukung perlindungan terhadap kerusakan drive
Fleksibel dan cocok untuk pengguna rumahan maupun bisnis kecil
Kekurangan SHR
Struktur penyimpanan lebih kompleks
Recovery data lebih sulit dibanding RAID biasa
Performa bisa sedikit lebih lambat
Jika metadata rusak, rekonstruksi array menjadi rumit
Penyebab Data Loss pada SHR
Beberapa penyebab umum:
Mati listrik saat rebuild
File system corruption
Kerusakan firmware atau OS DSM
Salah format atau salah konfigurasi
Malware atau crash software
Kerusakan fisik hard disk/NAS
Kerusakan lebih banyak drive dibanding kemampuan redundansi
Gejala umum:
NAS berbunyi beep
Drive tidak terbaca
LED error
Interface DSM tidak dapat diakses
Bunyi klik/ticking pada hard disk
Recovery Data SHR
Recovery SHR cukup kompleks karena:
SHR dapat terdiri dari kombinasi beberapa RAID sekaligus
Hindari menyalakan NAS berulang kali jika ada bunyi abnormal
Kesimpulan
SHR adalah solusi penyimpanan fleksibel yang lebih mudah digunakan dibanding RAID tradisional, terutama untuk pengguna NAS Synology dengan ukuran hard disk berbeda-beda. Teknologi ini mampu memaksimalkan kapasitas storage sambil tetap memberikan redundansi data.
Namun, struktur SHR yang kompleks membuat proses recovery lebih sulit ketika metadata atau beberapa drive mengalami kerusakan. Dalam kasus data loss serius, recovery biasanya memerlukan software profesional dan pemahaman tentang struktur internal SHR.