Ringkasan
- R-Drive Image versi startup (bootable) bisa digunakan di komputer lain dalam mode demo selama 7 hari, dengan fitur hampir sama seperti versi Windows (kecuali scheduler, task, script, dan mounting image sebagai drive virtual).
- Software ini juga mendukung sistem non-Windows seperti Linux dan Mac, termasuk berbagai file system.
Studi kasus (Linux):
Simulasi yang dilakukan:
- Membuat backup (image) disk Linux
- Boot dari USB bootable R-Drive Image
- Pilih seluruh disk dan simpan image ke storage lain
- Bisa menghemat ukuran karena hanya menyimpan data yang terpakai
- Simulasi kerusakan disk
- Partisi dihapus → sistem tidak bisa boot
- Restore data dari image
- Boot ulang dari USB
- Pilih file image
- Restore seluruh disk ke kondisi semula
- Setelah selesai, sistem bisa berjalan kembali
Fitur penting:
- Backup hanya data penting (efisien ukuran)
- Bisa verifikasi image setelah dibuat
- Bisa diberi password (keamanan dasar)
- Mendukung recovery penuh sistem (bare-metal restore)
Kesimpulan
R-Drive Image (startup version) adalah solusi backup dan recovery yang fleksibel dan powerful, tidak hanya untuk Windows tetapi juga Linux dan Mac. Dengan membuat image disk secara rutin, pengguna bisa memulihkan sistem sepenuhnya setelah kerusakan parah, bahkan jika komputer tidak bisa boot sama sekali.